Jumat, 24 Februari 2012

Untukmu Sahabat

Disaat kita nikmati kebersamaan, Banyak hal terlewatkan begitu saja
Keceriaan, gelak-tawa serta canda, Semuanya mengalir begitu saja
Waktu yang tersedia Seolah tak mampu untuk menampungnya
Begitu cepat berlalu...Berlari seolah tak mau berhenti
Kenangan-kenangan itu terasa tak kali kita pergi
Pergi meninggalkan semua kegembiraan yang melenakan
Satu persatu kenangan itu diputar kembali
Ada sederet senyum saat terlintas film-film yang lalu
Kenapa kegembiraan itu harus pergi?
Kenapa tak selalu mengikutiku kemana pergi?
Kapan ini semua akan terulang?
Akankah kita tetap seperti ini?
Sahabat...
Semua yang pernah kita jalani
Hari demi hari, waktu demi waktu
Tak kala kita lalui semuanya bersama
Banyak hal yang pernah terjadi
Semua kita lalui dengan segala kekurangan yang kita miliki
Kadang benci, kesal dan kecewa Juga senang, hormat dan sayang
Kenangan takan pernah sirna meski beribu kisah datang, kenangan akan abadi tersimpan dirimu menyatu dalam darahku, mengerti setiap gundahku kau hapus dengan tawa riangmu
sobatku. pelangi hadir warnai langkah kita meski kadang tak indah namun warnanya tak pernah pudar

Selasa, 14 Februari 2012

Rindu



Aku rindu
pada segunung kebahagiaan yang seringkali aku mimpikan, impian yang tak pernah aku gapai walau seabad lamanya.. aku sunyi,sepi pada sebuah erti kebahagiaan yang hakiki..menahan sebak yang kian bertapak dalam hati..pabila menoleh dan menjengah pada kebahagiaan insan lain..

… Aku rindu
Pada sebait kata-kata cinta, namun sekelumit pun tak bisa hadir dalam kamar hati ku..dan ianya sekadar satu persinggahan umpama pelangi petang.. dan hilang bersama mentari dibalik awan..

Aku rindu
Namun hakikatnya aku tak mampu, bagaikan ada tembok yang cemburukan keinginan ku..hingga kini aku merindu dan hanya padaMU aku suarakan hasrat ku..kerna ku percaya pada janji-janji MU.. hanya Engkaulah kekasih ku..aku rindu..

====================================================

Pada siapa harus ku khabarkan kegundahan ini
Aku hanyalah seorang wanita seringkali disakiti
Linangan air mata tiada erti lagi
Manis kata hanyalah dusta
Aku alpa namun bukannya rela..

… Ketawa aku bersama tangis
Senyuman ku hanyalah hamparan carik
Bisa menyelimut kedukaan hati
Yang secangkit menjadi sebeban
Yang setitik menjadi selautan..

Aku benci pada suara-suara yang mencaci
Umpama cengkerik yang membingit
Ingin aku lari dari kekalutan ini
Namun ada ikatan yang terpatri
Menghalang aku dari alpa pada realiti
Menerima sebuah hakiki
Berserah pada Ilahi
Kerana segalanya telah termakhtub
Dari azali…..